Senin, 12 Januari 2015

Hal-hal penting dalam berwirausaha

Tulisan 2 pengantar bisnis



Hal-hal penting dalam berwirausaha

ada 10 hal penting yang mesti diketahui oleh seorang wirausahawan (entrepreneur) yang baru memulai usaha. Apa saja itu?

1.    Fokus. Fokus dan Fokus!
Seringkali seorang entrepreneur pemula seakan tidak sabar untuk ‘mengambil’ semua peluang bisnis yang ada. Padahal sebagaimana diketahui, peluang selalu tampil bak serigala berbulu domba; serba tidak pasti.
Melakukan berbagai jenis usaha pada saat bersamaan bukan hanya membutuhkan banyak sumber daya, melainkan juga akan membagi fokus Anda sehingga boleh jadi semua yang sudah Anda rintis sebelumnya akan berakhir dengan sejumlah kegagalan.
Sebaiknya lakukan satu hal secara sempurna, daripada membuat 10 hal yang tidak berhasil sempurna. Jika Anda merasa perlu untuk meloncat ke proyek lain, sebaiknya itu merupakan ide bisnis Anda sendiri, jangan mudah terpengaruh dengan ide bisnis orang lain sebelum Anda benar-benar telah eksis dengan bisnis saat ini.

2.    Tahu Apa yang Anda Lakukan, dan Lakukan Apa yang Anda Tahu
Jangan memulai bisnis hanya karena kelihatannya keren atau menawarkan margin keuntungan yang besar dan cepat balik modal. Lakukan apa yang Anda cintai bersama orang-orang yang Anda sayangi. Bisnis yang dibangun dengan kekuatan dan bakat yang Anda miliki akan memiliki kesempatan lebih besar untuk sukses.
Hal ini tidak hanya penting untuk menciptakan bisnis yang menguntungkan dan tetap produktif, tetapi juga penting bahwa Anda senang mengelola dan tumbuh hari demi hari bersama bisnis Anda. Jika hati Anda tidak di dalamnya, yakin saja Anda tidak akan berhasil.

3.    Kuasai 100% Konsep Bisnis Anda
Kuasailah konsep bisnis Anda. Hal ini sangat penting, terutama jika bisnis Anda membutuhkan bantuan investor atau kerja sama dengan pihak lain. Jika Anda tidak bisa memaparkan bisnis Anda secara gamblang, yakinlah tidak akan ada investor yang tertarik berinvestasi bersama Anda. Scott bilang: “Say it in 30 seconds or don’t say it at all!

4.    Tahu apa yang Anda tahu, apa yang Anda tidak tahu dan siapa yang tahu apa yang Anda tidak tahu!
Kenali diri Anda sendiri! Tidak ada yang tahu segalanya, jadi jangan sok tahu untuk semua urusan bisnis Anda. Pastikan bahwa Anda bersama dengan penasihat dan mentor yang akan membantu Anda menjadi seorang entrepreneur yang lebih baik. Bertemanlah dengan entrepreneur yang sudah sukses, terutama dengan mereka yang memiliki minat dan tujuan bisnis yang sama dengan Anda.
                                                                  
5.    Bertindaklah Secara Sederhana
Lupakan kantor megah, mobil mewah atau hal lain yang menggambarkan ‘status sosial’ Anda sebagai entrepreneur sukses. Semua hal tersebut pada gilirannya akan menghampiri Anda, tetapi bukan sekarang.
Saat ini, Anda wajib mengetahui cash flow bisnis Anda dan memastikannya berjalan secara positif. Jika cash flow bisnis Anda tidak berjalan dengan benar, maka yakinlah bisnis Anda akan segera berakhir.

6.    Belajarlah dari Kegagalan
Tidak ada bisnis atau rencana bisnis yang dapat memprediksi masa depan atau sepenuhnya mempersiapkan Anda untuk menjadi pengusaha sukses. Tidak ada rencana yang sempurna.
Jangan melompat langsung ke bisnis baru tanpa pikiran yang matang atau perencanaan yang baik, tetapi jangan pula menunggu terlalu lama untuk mengeksekusi sebuah peluang bisnis. Yang paling penting yang dapat Anda lakukan adalah belajar dari kesalahan Anda – dan jangan pernah membuat kesalahan yang sama dua kali.

7.    Berhematlah!
Ya, ini benar. Jika Anda baru memulai sebuah bisnis, yakinlah tidak akan ada investor yang mau membantu Anda begitu saja. Temukanlah cara untuk membuktikan model bisnis Anda dengan anggaran yang hemat. Jika konsep Anda berhasil, peluang Anda untuk meningkatkan modal dari investor secara dramatis akan meningkat dengan sendirinya.

8.    Jaga Kesehatan
Anda akan jauh lebih produktif jika dalam keadaan sehat. Entrepreneur itu gaya hidup, bukan pekerjaan yang harus menyita 80% waktu Anda. Makan yang benar, olahragalah secara teratur dan sisihkan waktu untuk diri sendiri dan keluarga Anda.

9.    Jangan Terlalu Banyak Mengumbar Kata
Yang paling penting adalah ACTION, bukan kata-kata. Jangan terlalu sering mengumbar rencana bisnis tanpa tindakan yang nyata. Jangan terlalu membangga-banggakan prestasi yang diraih sementara ini, saat tujuan bisnis Anda masih sangat jauh di depan. Intinya, siapkan segala sesuatunya dengan baik, tidak perlu banyak bicara!

10.Tahu Kapan Saatnya Berhenti…
Seorang kapten yang pintar tidak akan tenggelam dengan kapalnya. Jangan lakukan hal-hal bodoh hanya untuk kepentingan ego atau untuk membuktikan kepada orang lain bahwa Anda juga bisa membuat bisnis. Jika ide bisnis Anda tidak berjalan dengan baik, renungkan apa yang salah dan kesalahan yang telah dibuat.

Evaluasi apa yang akan Anda lakukan secara berbeda. Tentukan bagaimana Anda akan memanfaatkan hal-hal yang sulit untuk bisa lebih baik untuk masa depan bisnis Anda. Kegagalan memang tidak dapat dihindari, namun seorang pengusaha sejati akan selalu berhasil melewati setiap kesulitan yang ada!






By,
Popy Aprilia
2D214068
1EB10

Pentingnya Berwirausaha

Tugas 2 Pengantar Bisnis


Pentingnya Berwirausaha
Zaman yang semakin berkembang saat ini, menuntut untuk lebih tanggap dalam beradaptasi dengan masyarakat sosial. Perkembangan ilmu teknologi, sosial bahkan ekonomi sangat menentukan kesejahteraan masyarakat terutama dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Namun banyaknya jumlah pengangguran di Indonesia merupakan hambatan yang besar dalam memajukan perekonomian Indonesia. Selain itu, lapangan kerja yang tersedia masih minim. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada Okezone.com, mencatat bahwa jumlah pengangguran sarjana atau lulusan universitas pada Februari 2013 mencapai 360 ribu orang, atau 5,04% dari total pengangguran yang mencapai 7,17 juta orang. Hal tersebut menekankan bahwa sarjana lulusan perguruan tinggi tidak bisa lagi sekedar mengandalkan ijazah untuk mencari pekerjaan, namun dituntut memiliki kompetensi dan keterampilan yang dimiliki, agar dapat mencari lapangan kerja yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Salah satu alternatif mengatasi masalah tersebut adalah dengan menanamkan jiwa wirausaha pada mahasiswa sejak dini.
Modal utama dalam berwirausaha adalah kemauan dan keuletan untuk bersungguh-sungguh menjalankan suatu proses atau usaha. Dalam kegiatan wirausaha, tidak hanya bermodalkan tekad yang kuat tapi lebih dari itu kompetensi, keterampilan serta  pengetahuan dalam mengelola suatu usaha juga sangat penting, sehingga kedua hal tersebut harus seimbang.
Bisnis juga merupakan suatu usaha yang mengutamakan konsep kemandirian dalam mendapatkan penghasilan. Bagi orang yang suka tantangan, pekerja keras, kreatif dapatlah memulai dari sekarang untuk memulai Berwirausaha. Mungkin orang beranggapan bahwa tanpa modal yang besar bisnis tidak akan maju bahkan cenderung konstan dan tidak berkembang. Bahkan tak sedikit kemungkinan beranggapan  tanpa modal ide hanya sekedar ide dan tidak bisa berjalan menjadi bisnis.
Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia, kewirausahaan mempunyai peran yang sangat penting.  Dengan berwirausaha mampu menemukan inovasi dan gagasan baru dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Ada beberapa ahli yang berpendapat bahwa kewirausahaan merupakan proses pengembangan dan penerapan kreatifitas serta invovasi dalam menyelesaikan masalah dan mampu melihat peluang untuk menciptakan suatu usaha (Zimmerer, dalam Sudaryana, 2003), kewirausahaan merupakan suatu proses untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (Drucker, dalam Sudaryana, 2003), kewirausahaan merupakan suatu nilai yang terwujud dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tujuan, kiat, proses dan hasil bisnis (Ahmad, 1994). Dari beberapa pendapat ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan adalah suatu proses pengembangan dan penerapan kreatifitas untuk menciptakan inovasi-inovasi baru yang terwujud dalam perilaku, baik dilingkungan masyarakat atau lebih khusus di kalangan mahasiswa.
 Dikalangan mahasiswa minat untuk bergelut di bidang wirausaha boleh dikata masih sangat minim, sehingga masih berpikir bahwa kuliah hanya untuk menjadi karyawan atau pegawai. Selain itu, ada beberapa faktor yang menyebabkan mahasiswa kurang berminat untuk berwirausaha yaitu tidak ada modal untuk memulai usaha, atau tidak pernah dibekali dengan pengetahuan seputar wirausaha. Padahal sebenarnya gelar sarjana tidak menjamin seseorang untuk mendapatkan pekerjaan. Pola pikir mahasiswa yang demikian perlu dibenahi agar dapat lebih memahami seberapa besar peranan wirausaha dalam kehidupan sehari-hari. Peran pendidikan khususnya pada perguruan tinggi sangat penting untuk menumbuhkan minat mahasiswa dalam berwirausaha sehingga terbatasnya lapangan pekerjaan tidak lagi menjadi masalah besar karena mahasiswa sudah mampu menjalankan usaha sendiri. Untuk lebih meningkatkan kemampuan mahasiswa, pemerintah sudah memberi wadah bagi mahasiswa yang mau belajar. Pada tahun 2009, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi sudah memperkenalkan dan mengembangkan berbagai program kewirausahaan yang dikenal dengan Program Mahasiswa Wirausaha yang disingkat PMW, dimana wadah ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk dapat membangun motivasi berwirausaha dan mampu melihat peluang yang ada disekitarnya. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan berwirausaha seperti meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam bidang kewirausahaan agar tercipta kader pengusaha muda yang berpotensi, mampu memenuhi kebutuhan sendiri, menciptakan lapangan kerja bagi orang lain sehingga membantu pemerintah dalam mengurangi masalah pengangguran di Indonesia. Hal ini boleh jadi membawa perubahan bagi Indonesia kearah yang lebih baik , karena sejatinya perbaikan nasib negeri itu harus berdasar pada kemauan, keuletan dan kerja keras.
Dan Bagi sebagian orang, berwirausaha merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan dan mempunyai beberapa keuntungan. Salah satu keuntungan dari berwirausaha yaitu sebagai berikut:

1.    Kebebasan
Bagi setiap orang kebebasan merupakan sesuatu yang sangat diingikan. Pada dasarnya sifat asli dari manusia salah satunya adalah kebebasan sehingga orang yang  tidak suka tentang aturan, tidak suka dengan jam kerja yang teratur, tidak suka diperintah maka wirausaha merupakan profesi yang sebaiknya anda tekuni.
2.    Kepuasan Kerja
Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan kata hati merupakan kepuasan tersendiri dalam bekerja. Dalam berwirausaha tidak ada atasan yang mendikte anda untuk anda bekerja. Yang mendikte anda adalah anda sendiri sehingga kata hati anda sehingga kepuasan kerja yang dimaksud adalah melakukan pekerjaan dengan cara sendiri.
3.    Pencapaian dan sukses
Usaha yang sukses merupakan suatu kepuasan tersendiri yang sangatbernilai, hal ini dikarenakan kesuksessan kita berasal dari kerja keras, pemikiran diri kita sendiri.  
4.    Pengembangan diri
 Seorang wirausahawan biasanya terjun di dunia wirausaha salah satu alasannya yaitu untuk berkembang dengan kemampuannya sendiri. Kadang seorang wirausahawan sejati sering menolak pekerjaan dengan gaji yang bagus dikarenakan kurang berkembang.



http://penalaran-unm.org/artikel/wacana/193-pentingnya-berwirausaha-di-kalangan-mahasiswa.html


By,
Popy Aprilia
2D214068
1EB10


Ide-ide Bisnis Berwirausaha

Tulisan 1 Pengantar Bisnis



Ide-ide Bisnis Berwirausaha


Mahasiswa sukses adalah mahasiswa yang selalu mempunyai dan menemukan ide/gagasan untuk pengembangan karirnya. Terlebih-lebih jika mahasiswa tersebut mempersiapkan diri untuk menjadi seorang entrepreneur sukses, maka kreatifitas dan inovasi adalah kata kuncinya. Jika sebelumnya sudah diberikan beberapa tips untuk menjadi wirausaha maka sekarang akan dibahas tentang beberapa ide bisnis yang bisa dikembangkan.

Beberapa ide wirausaha dibawah ini yang mungkin sederhana namun membumi dan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam memulai menjadi seorang Entrepreneur Sukses. Berikut ini adalah beberapa ide bisnis yang pernah ditulis oleh Heri Kuswara (BSI Career Center/Nusa Mandiri Career Center)

Ide ke-1 : Jual keunikan

Jika anda tergolong mahasiswa kreatif dan inovatif, pasti banyak ide atau hal baru yang dapat Anda jadikan peluang usaha. Tidak sedikit usaha baru dimulai dari penemuan jenis produk, teknologi, sistem, dan program baru. Jika berhasil menciptakan sebuah keunikan, segera anda ambil hak paten dan menjualnya. Penemuan baru biasanya sangat berpeluang untuk menembus pasar, apalagi khas, unik, dan dibutuhkan orang banyak.

Contoh nyata, teman-teman saya membuat kaos-kaos unik dengan kata-kata yang penuh motivasi. Kaos tersebut memang biasa saja kalau dilihat sepintas, tapi karena ada keunikannya dengan kata-kata yang penuh inovasinya, bisa menambah nilai jual. Tentunya keuntungan bisa jauh lebih besar dengan keunikan yang mereka jual.

Ide Ke- 2 :  Duplikasi Usaha Lain

Bagi Anda yang merasa kurang kreatif dan inovatif, jangan putus asa. Percayalah, ide usaha tersebar dimana-mana, bahkan di depan mata. Anda harus selalu perlu membaca peluang, mengukur potensi, dan berani mengambil resiko. Misalnya, di sekitar Anda ada rumah makan bakmi yang cukup laris. Apa salahnya Anda bersaing secara sehat di tenpat yang sama dengan produk yang sama. Anda cukup menduplkikasi usaha tersebut, tapi harus memberikan nilai tambah kepada konsumen, seperti pelayanan, harga, kecepatan, keramahan. Contoh pelayanan yang lebih memuaskan kepada konsumen adalah memberikan air teh gratis kepada konsumen atau memberikan porsi daging yang lebih banyak di banding pesaing anda.

Ide Ke-3 : Usaha Fasilitas tambahan

Selain menduplikasi, Anda juga bisa membuka usaha dengan memberikan usaha fasilitas tambahan, tapi ini harus dengan sedikit sentuhan kreatifitas. Misalnya, tetangga membuka warnet, maka anda masih bisa menyainginya dengan tambahan fasilitas atau memperluas penawaran yang ada. Anda bisa mendirikan warnet di lokasi sama.

Hampir setiap waktu ada saja jenis usaha yang trend, seperti sekarang ini zamannya penyewaan komputer untuk bermain game(game zone). Dengan sedikit fasilitas tambahan, anda pun bisa memiliki usaha dan siap untuk berhasil. Misalnya, Anda bisa menyewa tempat di sekitar tempat penyewaan game zone tersebut dengan menjual minuman yang lagi trend sekarang ini, Bubble Tea. Itu sangat cocok dengan pangsa pasar Bubble Tea dan game zone untuk pangsa pasar  anak sekolah.

Ide Ke-4 : Jual Keterampilan

Anda sendiri pun dapat menjual keterampilan yang dimiliki. Jika bisa menggunting rambut, Anda bisa membuka salon. Dengan sedikit sentuhan yang berbeda dengan salon-salon lainnya, pasti salon Anda akan ramai di kunjungi konsumen. Bagi Anda yang mahir mengetik 10 jari, tidak ada salahnya membuka usaha jasa pengetikan, seperti skripsi, naskah, makalah, dan lain-lain yang kemudian bisa Anda kembangkan dengan menerima jasa penerjemahan (translate).

Ada banyak usaha yang bisa anda  buka berdasarkan keterampilan anda, yakinlah anda punya potensi, punya keterampilan dan punya harapan besar untuk sukses menjadi seorang entrepreneur, meskipun sebagai entrepreneur pemula..mulailah belajar menghasilkan income melalui keterampilan sendiri semisal memberikan privat bahasa  inggris, komputer, matematika, musik, menyanyi atau jasa pengetikan seperti yang disampaikan diatas.

Ide Ke-5 : Menjadi Agen

Anda bisa membuka kantor keagenan, baik suatu produk maupun jasa. Banyak sekali produk dan jasa yang sangat memerlukan agen. Selain menjadi agen suatu produk, Anda juga bisa menjadi agen yang menyediakan jasa, seperti agen isi ulang air, isi ulang pulsa,  penyalur pembantu rumah tangga, agen modeling/foto model, agen iklan, dan lain-lain.

Ide Ke-6 : Jual Barang Bekas (second)

Masih sedikit orang yang peka dengan usaha ini. Barang second, terutama dengan nilai historis yang sangat tinggi, biasanya punya harga yang sangat tinggi pula. Namun, menjual barang bekas (second) ini harus di lakukan dengan teratur dan terencana. Anda bisa membeli suatu barang disuatu tempat dengan harga murah dan menjualnya ditempat lain dengan harga yang lebih tinggi. Anda juga bisa menjual barang bekas khusus komputer dengan cara membeli komputer rusak dengan harga murah. Kemudian dengan menggunakan orang yang mengerti perbaikan komputer, Anda bisa menjual komputer yang sudah di perbaiki itu dengan harga yang lebih tinggi. Demikian pula dengan barang bekas, seperti kamera, motor, dan lain-lain.

Ide Ke-7 : Buka Kantor

Bagi anda yang memiliki keterampilan/keahlian segera buka kantor sendiri. Jangan takut masalah modal dan SDM. Anda bisa mengajak kolega atau teman seprofesi untuk patungan modal dan membuka kantor tersebut. Juallah skill dan pengalaman anda. Jika reputasi bagus dan relasi banyak (network), jangan kuatir kekurangan klien. Anda bisa memulai mendirikan kantor dari rumah atau lebih dikenal dengan sebutan home office. Cukup dengan menyediakan satu komputer, satu telepon, faxs, meja, dan kursi tamu.

Ide Ke-8 : Beli Usaha Pola Waralaba

Bagi anda yang memiliki modal besar, tapi tidak mau repot untuk memikirikan sesuatu usaha yang baru, alternatif waralaba (franchise) dapat dipilih. Waralaba adala jenis usaha yang relatif terstandartisasi dengan baik. Memang butuh kejelian yang tinggi untuk menilai waralaba mana yang bagus dan cocok untuk Anda. Saran saya, carilah usaha waralaba yang memiliki track record yang baik dan sudah teruji di lapangan. Kini semakin banyak bermunculan waralaba, dari yang membutuhkan modal besar hingga yang membutuhkan modal kecil.

Ide Ke-9 :Usaha Bersama

Kadang usaha akan lebih bagus jika didirikan dan di kelola bersama-sama. Misalnya Anda pintar pemrograman komputer, tapi anda memiliki sedikit teman, sementara teman anda memiliki banyak teman dan punya relasi yang luas dan membutuhkan jasa pemrograman, anda bisa saja membuka usaha jasa pemrograman (software house). Anda yang mengerjakan pekerjaannya, sedangkan teman anda yang mencari order. Dari kelebihan masing-masing inilah bisa memperkuat suatu usaha baru sekaligus membesarkannya.

Ide Ke-10 : Jalankan Direct Selling/Multi Level Marketing

Usaha ini menurut saya cukup prospektif. Modalnya murah meriah. Selain itu didukung pula oleh produk yang bagus, sistem pemasaran, pelatihan, dan jenjang karir. Memang kita tidak menutup mata banyak sekali orang yang alergi atau anti terhadap Multi Level Marketing (MLM). Biasanya trauma oleh kegagalan, seperti uangnya habis di MLM. Itu biasanya di sebabkan bisnis MLM dengan skema piramid atau money game yang berkedok MLM. Waspadalah dan hindari bisnis dengan skema piramid atau money game yang mengaku-aku MLM. Menurut saya, MLM (sering juga di sebut dengan people franchise) yang murni sangat menarik. Bahkan sebagai perusahaan MLM memberikan kesempatan kepada kita untuk mendirikan perusahaan sendiri (authorized distributor atau stockist). Kita tidak perlu terlalu alergi dengan informasi mengenai MLM, kadang-kadang informasi yang di berikan oleh MLM sangatlah menarik. Bukankah untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses harus selalu belajar, belajar dan belajar serta memiliki banyak teman.




By,
Popy Aprilia
2D214068
1EB10

Berbisnis dengan modal 100juta

Tugas 1 Pengantar Bisnis



Berbisnis dengan modal 100juta

Ada berbagai macam berbisnis yang dapat dilakukan, salah satunya berwirausaha. Berbisnis bertujuansebagai aset investasi atau sebagai pekerjaan sampingan ataupun bisa sebagai pekerjaan tetap.

Dengan modal 100 juta rupiah, saya berinisiatif untuk membuka bisnis dalam bidang kuliner, yaitu seperti cafe yang sedang marak di dalam pergaulan remaja saat ini.  Cafe yang biasa menjadi tempat tongkrongan bagi para pelajar baik dikalangan mahasiswa ataupun siswa. Ini lah ide kenapa saya ingin berbisnis membuka cafe yaitu lebih menitik beratkan kepada apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pelajar ataupun mahasiswa.

Dalam cafe ini saya menghidangkan makanan dan minuman yang biasa dijajakan pada restoran atau cafe, hanya pada cafe ini memiliki ciri khas dari cafe lain. Yaitu lebih classic dan modern. Makanan dan minuman yang masih ada tradisionalnya namun di campur dengan makanan makanan modern.
Sekitar 40juta saya gunakan modal awal  untuk menyawa toko untuk kawasan sekitaran kampus daerah jakarta. Karena menurut saya daerah kampus sangat cocok karena mahasiswa paling sering berkumpul atau nangkring bersama teman-temannya dicafe. Lalu kisaran 12an juta saya gunakan untuk membeli kursi meja dan lemari yang digunakan untuk para customer yang datang.  Lalu sekitar 10 juta saya pergunakan untuk membeli peralatan masaknya dan 14juta untuk bahan masakannya. Ini untuk perhitungan dalam setahun. Pada usaha saya ini saya memerlukan beberapa karyawan, yakini 3 orang koki, 5 orang pelayan, 2 orang pencuci piring dan 1 orang kasir . yang kira-kira akan menghabiskan dana 17an juta. Kisaran 1,5juta digunakan untuk membayar sewa listrik dan air dalam sebulan. Dan sisa modalnya saya gunakan untuk hiasan dan keperluan lain-lainnya. Dengan rincian sebagai berikut,

1.      Sewa                                                                                        Rp. 40.000.000/tahun
2.      Kursi,meja,lemari                                                                    Rp. 12.100.000
3.      Peralatan masak                                                                      Rp. 10.000.000
4.      Bahan masakan                                                                       Rp. 14.000.000
5.      Karyawan:
- Koki (3orang)                                    Rp. 2.500.000(3)=       Rp. 7.500.000
- Pelayan (5orang)                               Rp. 1.500.000(5)=       Rp. 7.500.000
- Pencuci piring (2orang)                     Rp. 700.000(2)=          Rp. 1.400.000
- Kasir (1orang)                                   Rp. 1.000.000(1)=       Rp. 1.000.000

6.      Air dan listrik                                                                          Rp. 1.500.000
7.      Hiasan dan keperluan lain-lain                                                Rp. 5.000.000
TOTAL                                                                                  Rp. 100.000.000

Dengan patokan harga yang sudah saya perkirakan, saya akan menarifkan harag makanan pada menu antara Rp. 20.000 s.d Rp. 50.000 dan harga minuman antara Rp. 10.000 s.d Rp. 30.000. harga tersebut menurut saya kurang lebih cocok untuk kantong mahasiswa. Cafe yang saya rintis buka dari pukul 10.00 WIB – 23.00 WIB.
Dengan perkiraan-perkiraan tersebut , saya menargetkan mendapat laba kurang lebih 20juta dalam setahun. Dengan perhitungan titik tengan, perhitungan laba perbulan yaitu:
1.      total gaji karyawan + sewa listrik dan air 
+ sewa toko perbulan + bahan makanan perbulan .
Rp. 17.400.000+ Rp. 1.500.000 + Rp. 3.300.000 + Rp. 1.150.000 = Rp. 23.350.000

2.      Dengan kisaran harga makanan Rp. 20.000 s.d Rp. 50.000 dan minuman dari Rp. 10.000 s.d Rp. 30.000.000 , kita mengambil titik tengah harga makanan senilai Rp. 40.000 dan minuman Rp. 60.000. lalu k2nya ditotalkan. 
Rp. 40.000 + Rp. 20.000 = Rp. 60.000.

3.      dengan memperkirakan dalam sehari pengunjung yang datang kurang lebih 30 orang, jadi dikali kan dengan total harga titik tengah makanan dan minuman. 
Rp. 60.000 (30) = Rp. 1.800.000

4.      lalu total tersebut dibagi 30 , yaitu dalam 1 bulan (30hari).
Rp. 1.800.000 / 30 = Rp. 54.000.000

5.      dan langkah terakhir mengurangi hasil dalam 1 bulan dengan total modal di nomor 1.
Rp. 54.000.000 – Rp. 23.350.000 = Rp. 26.650.000


Demikian perkiraan bisnis cafe yang akan saya rintis. Saya berharap agar cafe ini berhasil akan maju dan terkenal sehingga dapat membuka cabang pada daerah atau bahkan ke kota lain. Karena memasak sesuatu adalah suatu hobi saya, saya akan menjalani bisnis ini dengan sebaik-sebaiknya.

Terima kasih.

By,
Popy Aprilia
2D2 14068
1EB10