Tugas 2 Pengantar Bisnis
Pentingnya Berwirausaha
Zaman yang semakin berkembang saat ini, menuntut untuk
lebih tanggap dalam beradaptasi dengan masyarakat sosial. Perkembangan ilmu
teknologi, sosial bahkan ekonomi sangat menentukan kesejahteraan masyarakat
terutama dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Namun banyaknya jumlah pengangguran
di Indonesia merupakan hambatan yang besar dalam memajukan perekonomian
Indonesia. Selain itu, lapangan kerja yang tersedia masih minim. Berdasarkan
data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada Okezone.com, mencatat bahwa jumlah
pengangguran sarjana atau lulusan universitas pada Februari 2013 mencapai 360
ribu orang, atau 5,04% dari total pengangguran yang mencapai 7,17 juta orang.
Hal tersebut menekankan bahwa sarjana lulusan perguruan tinggi tidak bisa lagi
sekedar mengandalkan ijazah untuk mencari pekerjaan, namun dituntut memiliki
kompetensi dan keterampilan yang dimiliki, agar dapat mencari lapangan kerja
yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Salah satu alternatif mengatasi masalah
tersebut adalah dengan menanamkan jiwa wirausaha pada mahasiswa sejak dini.
Modal utama dalam berwirausaha adalah kemauan
dan keuletan untuk bersungguh-sungguh menjalankan suatu proses atau usaha.
Dalam kegiatan wirausaha, tidak hanya bermodalkan tekad yang kuat tapi lebih dari
itu kompetensi, keterampilan serta pengetahuan dalam mengelola suatu
usaha juga sangat penting, sehingga kedua hal tersebut harus seimbang.
Bisnis juga merupakan suatu usaha yang mengutamakan konsep kemandirian
dalam mendapatkan penghasilan. Bagi orang yang suka tantangan, pekerja keras,
kreatif dapatlah memulai dari sekarang untuk memulai Berwirausaha. Mungkin
orang beranggapan bahwa tanpa modal yang besar bisnis tidak akan maju bahkan
cenderung konstan dan tidak berkembang. Bahkan tak sedikit kemungkinan
beranggapan tanpa modal ide hanya sekedar ide dan tidak bisa
berjalan menjadi bisnis.
Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia,
kewirausahaan mempunyai peran yang sangat penting. Dengan berwirausaha
mampu menemukan inovasi dan gagasan baru dalam mengelola sumber daya alam yang
tersedia. Ada beberapa ahli yang berpendapat bahwa kewirausahaan merupakan
proses pengembangan dan penerapan kreatifitas serta invovasi dalam
menyelesaikan masalah dan mampu melihat peluang untuk menciptakan suatu usaha
(Zimmerer, dalam Sudaryana, 2003), kewirausahaan merupakan suatu proses untuk
menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (Drucker, dalam Sudaryana, 2003),
kewirausahaan merupakan suatu nilai yang terwujud dalam perilaku yang dijadikan
dasar sumber daya, tujuan, kiat, proses dan hasil bisnis (Ahmad, 1994). Dari
beberapa pendapat ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan adalah
suatu proses pengembangan dan penerapan kreatifitas untuk menciptakan
inovasi-inovasi baru yang terwujud dalam perilaku, baik dilingkungan masyarakat
atau lebih khusus di kalangan mahasiswa.
Dikalangan mahasiswa
minat untuk bergelut di bidang wirausaha boleh dikata masih sangat minim,
sehingga masih berpikir bahwa kuliah hanya untuk menjadi karyawan atau pegawai.
Selain itu, ada beberapa faktor yang menyebabkan mahasiswa kurang berminat
untuk berwirausaha yaitu tidak ada modal untuk memulai usaha, atau tidak pernah
dibekali dengan pengetahuan seputar wirausaha. Padahal sebenarnya gelar sarjana
tidak menjamin seseorang untuk mendapatkan pekerjaan. Pola pikir mahasiswa yang
demikian perlu dibenahi agar dapat lebih memahami seberapa besar peranan
wirausaha dalam kehidupan sehari-hari. Peran pendidikan khususnya pada
perguruan tinggi sangat penting untuk menumbuhkan minat mahasiswa dalam berwirausaha
sehingga terbatasnya lapangan pekerjaan tidak lagi menjadi masalah besar karena
mahasiswa sudah mampu menjalankan usaha sendiri. Untuk lebih meningkatkan
kemampuan mahasiswa, pemerintah sudah memberi wadah bagi mahasiswa yang mau
belajar. Pada tahun 2009, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi sudah
memperkenalkan dan mengembangkan berbagai program kewirausahaan yang dikenal
dengan Program Mahasiswa Wirausaha yang disingkat PMW, dimana wadah ini menjadi
jembatan bagi mahasiswa untuk dapat membangun motivasi berwirausaha dan mampu
melihat peluang yang ada disekitarnya. Banyak manfaat yang dapat diperoleh
dengan berwirausaha seperti meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam bidang
kewirausahaan agar tercipta kader pengusaha muda yang berpotensi, mampu
memenuhi kebutuhan sendiri, menciptakan lapangan kerja bagi orang lain sehingga
membantu pemerintah dalam mengurangi masalah pengangguran di Indonesia. Hal ini
boleh jadi membawa perubahan bagi Indonesia kearah yang lebih baik , karena
sejatinya perbaikan nasib negeri itu harus berdasar pada kemauan, keuletan dan
kerja keras.
Dan Bagi sebagian orang, berwirausaha merupakan sesuatu yang sangat
menyenangkan dan mempunyai beberapa keuntungan. Salah satu keuntungan dari
berwirausaha yaitu sebagai berikut:
1. Kebebasan
Bagi setiap orang kebebasan merupakan sesuatu yang sangat diingikan. Pada
dasarnya sifat asli dari manusia salah satunya adalah kebebasan sehingga orang
yang tidak suka tentang aturan, tidak suka dengan jam kerja yang
teratur, tidak suka diperintah maka wirausaha merupakan profesi yang sebaiknya
anda tekuni.
2. Kepuasan Kerja
Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan kata hati merupakan kepuasan
tersendiri dalam bekerja. Dalam berwirausaha tidak ada atasan yang mendikte
anda untuk anda bekerja. Yang mendikte anda adalah anda sendiri sehingga kata
hati anda sehingga kepuasan kerja yang dimaksud adalah melakukan pekerjaan
dengan cara sendiri.
3. Pencapaian dan sukses
Usaha yang sukses merupakan suatu kepuasan tersendiri yang sangatbernilai,
hal ini dikarenakan kesuksessan kita berasal dari kerja keras, pemikiran diri
kita sendiri.
4. Pengembangan diri
Seorang wirausahawan biasanya terjun di dunia wirausaha salah satu
alasannya yaitu untuk berkembang dengan kemampuannya sendiri. Kadang seorang
wirausahawan sejati sering menolak pekerjaan dengan gaji yang bagus dikarenakan
kurang berkembang.
http://penalaran-unm.org/artikel/wacana/193-pentingnya-berwirausaha-di-kalangan-mahasiswa.html
By,
Popy Aprilia
2D214068
1EB10

0 komentar:
Posting Komentar