Sabtu, 30 Mei 2015

Perbankan

Dua Belas Tahun Laporan Keuangan BI Memperoleh Opini WTP

Laporan Keuangan Tahunan Bank Indonesia tahun 2014 telah selesai dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini mencerminkan kemajuan dari Bank Indonesia yang menjalankan komitmen dan kesungguhannya untuk lebih terbuka, transparan dan akuntabel. Opini ini didapatkan setelah menunggu dalam kurun waktu 12 tahun

Laporan Keuangan tahunan BI tahun 2014 disusun dengan kebijakan akuntansi keuangan bank indonesia (KAKBI) yang sebelumnya disusun berdasarkan pedoman akuntansi keuangan Bank Indonesia (PAKBI) yang disusun dan ditetapkan oleh BI. Perolehan opini WTP tersebut mencerminkan bahwa KAKBI dapat diterima sebagai standar akuntansi dalam penyusunan laporan keuangan BI

LKTBI per 31 Desember 2014 audited menunjukkan total aset/liabilitas sebesar Rp1.812,8 triliun. Selama periode 1 Januari s.d. 31 Desember 2014, BI mencatat surplus setelah pajak sebesar Rp41,2 triliun. Adapun rasio modal BI terhadap kewajiban moneter adalah 7,74%.

Tahun 2014 kembali menjadi tahun yang penuh tantangan bagi perekonomian Indonesia. Pemulihan terus berlangsung di berbagai ekonomi utama dunia, namun dengan kecepatan yang tidak sesuai harapan dan tidak merata. Sebagai negara berkembang (emerging market), Indonesia turut merasakan adanya arus keluar modal asing. Situasi di tataran global tersebut semakin berat dengan adanya berbagai permasalahan struktural pada perekonomian domestik, antara lain ekspor yang masih didominasi produk berbasis sumber daya alam, ketahanan pangan dan energi yang masih rendah, pasar keuangan yang belum dalam, serta ketergantungan pada pembiayaan eksternal yang meningkat.
Menghadapi tantangan dan risiko tersebut, BI dan Pemerintah memperkuat sinergi dan menempuh berbagai bauran kebijakan dengan tetap memprioritaskan stabilitas makroekonomi dan terus mendorong reformasi struktural untuk memperkuat fundamental perekonomian. Bauran kebijakan yang ditempuh BI diarahkan pada upaya untuk mencapai sasaran inflasi, menurunkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat, dan mendukung terpeliharanya stabilitas sistem keuangan

Dengan kemajuan BI dalam memperoleh opini WTP ini di harapkan bahwa BI akan senantiasa dapat mencapai tujuannya dalam menstabilkan dan  menjaga nilai Rupiah. Karena nilai Rupiah yang tidak stabil ataupun turun dapat menurunkan kurs kita didunia. Yang memungkinkan pemerintah mengambil tindakan dengan menaikan jumlah uang yang beredar yang dapat menimbulkan inflasi. Dan diharapkan agar BI senantiasa berhati-hati dalam mengambil tindakan moneter untuk kebijakan selanjutnya.




sumber: http://www.bi.go.id/id/ruang-media/info-terbaru/Pages/Laporan-Keuangan-BI-2014.aspx



Nama: Popy Aprilia
NPM: 2D214068
Kelas: 1EB10

Selasa, 05 Mei 2015

Penginstalan dbase

 Penginstalan Dbase
Instalasi sistem dilakukan dengan cara sbb :
1.           Aktifkan komputer dan software yang bersangkutan
2.           Masukkan disket #1 (Install Disk) pada disk drive A.
3.           Pada saat DOS Prompt, aktifkan disk drive A dengan mengetik A: lalu tekan ENTER.
4.           Ketik INSTALL lalu tekan ENTER untuk mengawali proses instalasi
5.           Pilihan instalasi yang berupa : 
QUICKà untuk instalasi sistem dengan fasilitas penuh untuk single-user (pemakai      tunggal)
    FULLà untuk instalasi sistem dengan fasilitas penuh untuk single-user atau multi-userMEN-DRIVENà untuk instalasi sistem dengan memilih fasilitas yang disediakan   pada pilihan FULL.
         6.  Pilihan MENU-DRIVEN akan memunculkan baris menu sbb :
      Install yang berisi pilihan :
·          Install dBASE IV à untuk melanjutkan proses instalasi.
Transfer other filesà untuk melanjutkan proses instalasi seperti transfer file contoh, file tutorial dsb. Transfer file tsb merupakan kelanjutan instalasi sistem sebelumnya yaitu untuk pelengkap dari sistem dBASE IV.
·         Uninstall dBASE IVà untuk membatalkan instalasi yang pernah dilakukan.
DOS yang berisi pilihan :
·         Perform DOS Commandà untuk melakukan proses DOS dari program instalasi saat itu.
·         Go to DOSà untuk mengaktifkan sistem operasi DOS tanpa perlu mengakhiri proses instalasi. Dari DOS, ketik EXIT lalu tekan ENTER untuk kembali ke proses instalasi
·         Set Default drive : directory à untuk menentukan lokasi disk drive dan directory yang akan dipakai sebagai sumber proses instalasi.
·         EXIT à untuk keluar dari proses instalasi (membatalkan permintaan untuk instalasi sistem) dan kembali ke DOS.
     7.   Jika pilihan Install dBASE IV pada menu install, maka akan menampilkan pilihan berikutnya :
Single-userà untuk instalasi sistem dengan pemakai tunggal pada standalone komputer
Multi-userà untuk instalasi sistem dengan pemakai ganda pada LAN.
     8.    Berikutnya sistem akan menanyakan lokasi instalasi. Contoh : ketik C:\DBASE
     9.    Lalu sistem akan menanyakan lokasi sistem file SQL. Contoh :   C:\DBASE\SQLHOME
     10.  Lalu sistem menanyakan warna tampilan monitor. Tujuannya ialah untuk menentukan jenis monitor yang akan dipakai oleh sistem.
     11.  Beberapa saat kemudian sistem akan menampilkan bagian pendaftaran software. Isi bagian :
User Name : nama anda
Company Nama : nama perusahaan anda
Serial Number : nomor seri dari software dBASE IV yang anda pakai.
Sesudah mengisi ketiga bagian tsb, tekan Ctrl-End untuk melanjutkan proses instalasi atau tekan ESC untuk membatalkannya.
      12.  Setelah proses transfer file, sistem akan meminta anda untuk menukar disket #1  dengan disket #2 (System Disk #1) lalu dengan disket #3 (System Disk #2)
      13. Jika sebelumnya anda memilih jenis multi-user, maka anda harus :
      Add userà untuk menambah pemakai pada lingkungan LAN
     Skipà untuk melanjutkan proses
Tekan ENTER untuk melanjutkan proses.
      14. Selanjutnya anda dapat memilih bagian Transfer Other Files yang ada di menu Install berupa :
  • Sample filesà untuk instalasi file contoh dari sistem dBASE IV.
  • Tutorial filesà untuk instalasi file petunjuk singkat pemakaian sistem dBASE IV.
  • DBASE Template Language Toolkità untuk instalasi file kerangka sistem dBASE IV dalam hal ini berupa alat bantu pemrograman sistem.
  • Autoexec.batà untuk modifikasi file AUTOEXEC.BAT agar siap untuk pemakaian dBASE IV dalam hal pelacakan file di lokasi disk dan directory lokasi sistem berada.
  • Config.sysà untuk modifikasi konfigurasi sistem DOS agar siap untuk memakai sistem dBASE IV.
Pada saat instalasi fasilitas tambahan tsb, sistem akan meminta anda disket #4 (Sample, Templates & Tutorial Disk)
      15.  Pilih menu EXIT untuk mengakhiri proses instalasi.

penginstalan untuk windows 7 (64bite)
1.Langkah pertama download dosbox(gue pake dosbox versi0.72) dimari mediafiredonlot
2.Langkah kedua download DBASE di mari medaifiredonloDBASE
3.Langkah ketiga install dosbox
4.Langkah keempat extract file DBASE di Local dis C (atau hardisk tempat kalian biasa meginstal prog)
5.Langkah kelima buka dosbox trus
skrinsut:::
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiU3FY848zA2z-9-mCGFtVHpLiCgJ7o2Cvgn1ZcKOduIOrEKyVlHoVP90oNmJck_BdP7nK6Irr3LdWh-AP_Qfz4rPI_J7O1mv73HwJpeNNGoxdvzTeuub3OKZwnigZKUzgkNhNl89T7l-4/s200/Untitledws.png    ketik ini gan
    mount d  c:\   
    d:
    cd dbase
    dbase



hasilnya kaya begini
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQe5CiSjZUjB7l4HoxVUhtnppf0T7vwxxST6Y7E1urTsDBkEJTpEhaNX74PDNR44W5kXjMWQ2izkZAN2yc8RDqsTYlkAel3vrZus3kj87HhbUrVOZVNAriUc148Vn9RZ7ytI-uLVfD1Qc/s320/Untitled.png

dan setelah itu akan keluar tampilan berikut,
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvEQketHRp0GzeXfAfykAgpH-aPBk8AiCG0jI4mAcBuCZ5HyeGp1ayx9D2Q0ZeTPfMf5jGRb91JPAkKZm1-en89Y0aVrQjHP3xMnsLGH_x6T_IqrOyBbrZjPfwGX1P3lrYI-EIDpZl62o/s320/Untitleds.png
selamat menginstall dan selamat belajar

sumber: http://bebebbabydian.blogspot.com/2013/01/dbase-iv.html
http://lifecouldbeasy.blogspot.com/2012/10/cara-install-dbase-di-windows-7-64bit.html

Senin, 27 April 2015

Bedah Jurnal

BEDAH JURNAL
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA MENGGUNAKAN METODE HUMAN RESOURCES SCORECARD




Bab I

Latar Belakang
Persaingan antar perusahaan yang  sangat ketat saat ini membutuhkan  kemampuan perusahaan untuk dapat meningkatkan kinerjanya secara menyeluruh. Tiap perusahaan dituntut untuk dapat melaksanakan strateginya dalam menghadapi kompetisi dan menggunakan sumber dayanya secara lebih efektif dan efisien, yang akhirnya visi, misi dan strategi perusahaan dapat tercapai. PT. Erindo Mandiri adalah salah satu perusahaan air minum dalam kemasan dengan merek dagang “AQUASE”.  Salah satu faktor penentu tercapainya tujuan perusahaan adalah kinerja para karyawan. Selama ini, PT. Erindo Mandiri dalam usahanya meningkatkan kualitas  SDM, hanya melakukan penilaian kompetensi yang menilai  softskill  kinerja karyawan dan bersifat subyektif. Perusahaan belum pernah melakukan pengukuran kinerja SDM  secara komprehensif atau menyeluruh sehingga tidak diketahui faktor apa saja yang belum tercapai untuk dapat membentuk kualitas kinerja karyawan yang lebih baik. Richmond (2001) dalam Vanany (2003) menyatakan, para ahli meyakini bahwa model-model sistem pengukuran kinerja yang didasari oleh strategi perusahaan lebih efektif untuk mencapai tujuan perusahaan dibanding dengan pendekatan lainnya. Human Resources Scorecard menerjemahkan visi, misi dan strategi perusahaan ke dalam seperangkat indikator kunci kinerja (Key Performance Indicator) yang dapat merepresentasikan kinerja  SDMuntuk tercapainya tujuan perusahaan. Melalui penerapan metode  Human Resources Scorecard  di suatu perusahaan, maka akan diketahui karakteristik kunci perusahaan untuk kemudian dievaluasi sehingga dapat dilakukan perbaikan-perbaikan yang nantinya dapat membawa perubahan yang positif bagi perusahaan sehingga perusahaan dapat menentukan langkah yang tepat untuk memperbaiki kinerja karyawannya.


Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini yaitu, mengidentifikasi  Key Performance Indicator  (KPI) yang dapat merepresentasikan pencapaian kinerja SDM, mengetahui dan menganalisis hasil pengukuran kinerja SDM, dan mendapatkan usulan perbaikan untuk meningkatkan KPI yang tidak memenuhi target yang diharapkan.


Bab III

Metodologi Penelitian

Sumber Data, Objek Data
Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu survei pendahuluan, pengumpulan data, dan analisis. Metode pengukuran HRSC diawali dengan menjabarkan visi misi dan strategi perusahaan menjadi Strategy Objectives (SO) dan KPI yang dapat merepresentasikan kinerja SDM.
1.  Misi Kebijakan Mutu PT. Erindo Mandiri:“PT. Erindo Mandiri berkomitmen menyediakan produk yang aman sesuai dengan persyaratan dan kebutuhan pelanggan serta senantiasa melakukan perbaikan yang berkesinambungan melalui penerapan sistem manajemen mutu dan keamanan pangan sesuai dengan ISO 9001:2009 dan ISO 22000:2005”.
2.  Strategi SDM PT. Erindo Mandiri:
a. Meningkatkan produktivitas kerja yang baik sesuai dengan standar perusahaan
b.  Mensejahterakan karyawan
c. Mengembangkan SDM menjadi SDM yang berkualitas melalui pelatihan-pelatihan

Variabel
Metode HRSC ini diawali dengan mengidentifikasi KPI yang dapat merepresentasikan kinerja SDM. KPI kemudian dibobotkan menggunakan  Analytical Hierarchy Process(AHP), selanjutnya skor KPI dihitung menggunakan  scoring system  dan dikategorikan ke dalam  traffic light system
Alat Analisis

Analytical Hierarchy Process (AHP)
KPI yang diperoleh kemudian dibobotkan menggunakan AHP. Tujuan pembobotan ini yaitu untuk mendapatkan nilai bobot yang mempresentasikan kontribusi setiap komponen indikator kerja terhadap kinerja SDM. Hasil nilai pembobotan ini akan digunakan untuk menghitung skor pencapaian  KPI  tahap berikutnya. Metode AHP menstrukturisasi masalah dalam bentuk hierarki dan memasukkan pertimbangan-pertimbangan untuk menghasilkan skala prioritas relatif (Herjanto, 2009).
Scoring System dan Traffic Light System
Scoring  system dan  traffic light system  dibuat bersama-sama untuk memberikan rambu atau tanda, apakah skor dari KPI perlu perbaikan atau tidak. Pengukuran kinerja ini dilakukan dengan membandingkan pencapaian kinerja aktual dengan target kinerja.Penentuan  scoring system  didasarkan pada Metode  higher is better,  lower is better, must be zero,  atau  must be one. Perhitungan skor pencapaian kinerja masing-masing KPI dihasilkan dengan ketentuan sebagai berikut, bila indikator kerja menunjukkan penilaian (Efendi, 2011):
1.  Higher is better  menunjukkan semakin tinggi pencapaian/skor, maka indikasinya semakin baik. Skor = (aktual / target) x 100%    (1)
2.  Lower is better  menunjukkan semakin rendah pencapaian/skor, maka indikasinya semakin baik. Skor = (2-(aktual/target)) x 100%    (2)Dimana, angka 2 merupakan angka mutlak.
3.  Must be Zero,  Skor = 100 jika aktual = 0 atau Skor = 0 jika aktual ≠ 0   (3)
4.  Must be One, Skor = 100 jika aktual = 1 atau Skor = 0 jika aktual ≠ 1   (4)


Bab IV

Hasil dan Pembahasan

Identifikasi  Key Performance Indicators (KPI)
Dari penjabaran visi misi dan strategi perusahaan diperoleh sebanyak 23 KPI yang dapat merepresentasikan kinerja SDM PT. Erindo Mandiri. Identifikasi  Key Performance Indicator (KPI) HR Scorecard dari masing – masing perspektif sbb:
Hasil  Pembobotan KPI menggunakanAHP
Berdasarkan Tabel  3,  pada kolom Bobot,  terlihat bahwa perspektif yang memiliki bobot tertinggi yang mempengaruhi kinerja SDM dalam usahanya untuk mencapai tujuan perusahaan yaitu perspektif finansial dengan bobot 50%. Selanjutnya diikuti oleh Perspektif Customer (28,5%), Learning and Growth  (11,9%), dan  Internal Bussiness Process  (9,5%). Perspektif finansial diberikan bobot tertinggi karena finansial merupakan faktor utama dari tercapainya tujuan suatu perusahaan. Baghwat dan Sharma (2007) menyebutkan bahwa ukuran kinerja keuangan menunjukkan apakahstrategi perusahaan, implementasi dan eksekusi telah berkontribusi secara efektif terhadap peningkatan yang paling mendasar bagi perusahaan. Tujuan keuangan adalah untuk bertahan hidup, sukses dan maju. Kelangsungan hidup perusahaan diukur dengan arus kas, sukses dengan pertumbuhan penjualan, laba usaha, dan kesejahteraan oleh peningkatan pangsa pasar,  return on equity,  dan modal yang digunakan. Tujuan ini juga mencakup pencapaian profitabilitas, menjaga likuiditas dan solvabilitas baik jangka pendek maupun jangka panjang, dan pertumbuhan omset penjualan.
Hasil Pengukuran Kinerja SDM
KPI yang telah dibobotkan kemudian dihitung skornya menggunakan  scoring system  dan dikategorikan ke dalam  traffic light system.  Tabel 3  menunjukkan hasil pengukuran kinerja  SDM PT. Erindo Mandiri. Tabel 4  menunjukkan bahwa kinerja SDM PT. Erindo Mandiri secara keseluruhan cukup memuaskan, yaitu sebesar 111,579. Nilai ini sebagian besar dikontribusikan secara signifikan oleh perspektif finansial yang memiliki bobot terbesar dengan pencapaian skor yang tertinggi pula. Kontribusi yang signifikan ini diberikan oleh KPI F1a  revenue  per karyawan. Hal ini terlihat dari permintaan pada tahun 2012 yang meningkat sebesar 30% dari tahun sebelumnya. Peningkatan permintaan ini diikuti oleh peningkatan produksi dengan jumlah yang sama. Peningkatan produksi ini tentunya akan meningkatkan total pendapatan perusahaan. Bliss (2004) mengemukakan,  revenue  per karyawan diperoleh dengan membagi total pendapatan perusahaan dengan jumlah karyawan pada tahun tertentu. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi total pendapatan perusahaan maka semakin tinggi pula  revenue  yang dihasilkan per karyawan.

Kesimupulan
1.  Hasil penyelarasan visi misi dan strategi perusahaan menjadi sasaran strategis SDM menghasilkan 23 KPI yang terbagi ke dalam 4 perspektif (financial, customer, internal bussiness process, learning and growth). Nilai pencapaian kinerja masing-masing perspektif yaitu, perspektif  financial  sebesar 136%, perspektif  customer  sebesar 89,75%, perspektif  internal bussiness processsebesar 87,81%, dan perspektif  learning and growth  sebesar 81,16%. Kinerja keempat perspektif tersebut berkategori hijau yang berarti kinerja keempatnya telah baik dan memenuhi target. Nilai pencapaian kinerja SDM PT. Erindo Mandiri untuk periode tahun 2012 adalah sebesar 111,579% dan berkategori hijau, yang berarti kinerja SDM keseluruhan adalah baik.
2.  Pencapaian KPI yang berada di bawah target sebanyak 3 KPI, yaitu, KPI LG2b, jumlah karyawan baru yang direkrut (72%). KPI IBP5b, Jumlah karyawan dengan penilaian kerja Baik Sekali (50%), dan KPI LG4a, jumlah karyawan yang mendapat  reward  berbasis kinerja (50%). Ketidaktercapaian KPI LG2b disebabkan oleh banyaknya pelamar yang  tidak sesuai dengan standar kualifikasi perusahaan dan turunnya jumlah permintaan terhadap produk, sehingga mengurangi jumlah karyawan produksi yang akan direkrut. Ketidaktercapaian KPI IBP5b dan LG4a disebabkan karena kurangnya motivasi dari perusahaan.

3.  Berdasarkan sebab-sebab tersebut, maka diharapkan perusahaan dapatmeramalkan permintaan pasar dengan lebih cepat dan akurat, sehingga pihak dapat direncanakan berapa jumlah karyawan yang harus direkrut dengan pasti. Pada saat rekrutmen pun, diharapkan perusahaan tetap menyeleksi pelamar secara selektif sesuai dengan standar kualifikasi perusahaan, agar kinerja karyawan baru tersebut optimal.Selain itu, perlu adanya pemberian motivasi yang lebih menarik dan pemberian penghargaan yang sesuai agar karyawan dapat terpacu untuk terus meningkatkan prestasi kinerjanya.




Sumber Jurnal : skripsitip.staff.ub.ac.id

Nama : Popy Aprilia
NPM : 1EB10
Kelas : 1EB10


Senin, 16 Maret 2015

Permasalahan Ekonomi Tahun 2014 _ Perekonomian Indonesia

Permasalahan Ekonomi Indonesia Tahun 2014

Setiap 5 tahun sekali selalu diadakan pemilu pemilihan pemimpin baru di indonesia. Tahun 2014 termasuk tahun penting bagi masyarakat indonesia karena mewarnai perekonomian indonesia dengan pemimpin-pemimpin baru yang akan dipilih pada pemilu . ada yang memperkirakan pula bahwa tahun 2014 ini akan memulihkan perekonomian indonesia pada tahun sebelumnya . Masyarakat menginginkan pelaksanaannya mampu menghasilkan pemimpin yang membawa perubahan lebih baik, lebih cepat dan tegas. Apabila Pemilu 2014 berjalan lancar dan kita mendapatkan pemimpin yang baik, maka kepercayaan akan menggerakkan investasi dan aliran dana sehingga rupiah dan pasar modal bisa mengalami pemulihan

Perekonomian indonesia dari pada tahun 2013 sampai awal tahun 2014 bisa dikatakan terjadi perlambatan perkenomian nasional yang dapat dirasakan oleh masyarakat dibandingkan dengan tahun  sebelumnya yang cukup baik. Kondisi ini terkait dengan ekonomi global . untuk itu diharapkan kepada siapa pun yang memimpin bisa membawa perubahan untuk indonesia trutama untuk mengubah permasalahan ekonomi baik internal maupun eksternal. Seperti halnya dengan investasi fiskal ekonomi Indonesia masih belum berjalan maksimal sehingga komoditi modal, komoditi bahan baku dan komoditi konsumsi masih saja mayoritas didapat dari impor. Dengan keadaan defisit balance of payment seperti ini, fluktuatifnya kurs rupiah sangat berbahaya bagi perekonomian Indonesia. Dalam hal ini terlihat sekali pemerintah tidak bisa maksimal menancapkan investasi di sektor riil (investasi fiskal) sehingga uang tersebut hanya menjadi keseimbangan fiskal yang malah akan melemahkan ekonomi Indonesia. Perlu diketahui di awal, 70% lebih investor di pasar modal Indonesia adalah permodalan asing. Jadi, ketika investasi tersebut tidak menjadi investasi fiskal yang menguatkan fundamental ekonomi, maka kita hanya akan bergantung pada keputusan "bandar" besar tersebut. Padahal, dana asing yang masuk ke Indonesia sudah jelas dari aliran hot money (money printing) yang diciptakan dengan tujuan mengambil untung di pengolahan devisa negara-negara emerging market.

Arus investasi bisa menyulut terjadinya lonjakan domestik, yang berakibat menurunnya permintaan impor. Apabila negara tersebut menggunakan nilai tukar mengambang, maka arus modal masuk meningkatkan nilai mata uang. Skenario yang terjadi akan cenderung membuat harga produk dalam negeri itu meningkat dan terdepak dari pasar ekspor, dan impor pun akan mengalami peningkatan. Untuk itu diharapkan untuk pemerintah dan masyarakat bekerja sama berupaya dalam menguat dan mendorong sektor ekspor indonesia dengan ini dapat memulihkan dan membanggakan perekonomian nasional yang semakin membaik dan produktifitas. Dalam langkah ini pun diharapkan pula mampu mengurangi banyaknya pengangguran serta memperluas lapangan kerja.

Terima Kasih 




By,
Popy Aprilia
2D214068
1EB10

Senin, 12 Januari 2015

Hal-hal penting dalam berwirausaha

Tulisan 2 pengantar bisnis



Hal-hal penting dalam berwirausaha

ada 10 hal penting yang mesti diketahui oleh seorang wirausahawan (entrepreneur) yang baru memulai usaha. Apa saja itu?

1.    Fokus. Fokus dan Fokus!
Seringkali seorang entrepreneur pemula seakan tidak sabar untuk ‘mengambil’ semua peluang bisnis yang ada. Padahal sebagaimana diketahui, peluang selalu tampil bak serigala berbulu domba; serba tidak pasti.
Melakukan berbagai jenis usaha pada saat bersamaan bukan hanya membutuhkan banyak sumber daya, melainkan juga akan membagi fokus Anda sehingga boleh jadi semua yang sudah Anda rintis sebelumnya akan berakhir dengan sejumlah kegagalan.
Sebaiknya lakukan satu hal secara sempurna, daripada membuat 10 hal yang tidak berhasil sempurna. Jika Anda merasa perlu untuk meloncat ke proyek lain, sebaiknya itu merupakan ide bisnis Anda sendiri, jangan mudah terpengaruh dengan ide bisnis orang lain sebelum Anda benar-benar telah eksis dengan bisnis saat ini.

2.    Tahu Apa yang Anda Lakukan, dan Lakukan Apa yang Anda Tahu
Jangan memulai bisnis hanya karena kelihatannya keren atau menawarkan margin keuntungan yang besar dan cepat balik modal. Lakukan apa yang Anda cintai bersama orang-orang yang Anda sayangi. Bisnis yang dibangun dengan kekuatan dan bakat yang Anda miliki akan memiliki kesempatan lebih besar untuk sukses.
Hal ini tidak hanya penting untuk menciptakan bisnis yang menguntungkan dan tetap produktif, tetapi juga penting bahwa Anda senang mengelola dan tumbuh hari demi hari bersama bisnis Anda. Jika hati Anda tidak di dalamnya, yakin saja Anda tidak akan berhasil.

3.    Kuasai 100% Konsep Bisnis Anda
Kuasailah konsep bisnis Anda. Hal ini sangat penting, terutama jika bisnis Anda membutuhkan bantuan investor atau kerja sama dengan pihak lain. Jika Anda tidak bisa memaparkan bisnis Anda secara gamblang, yakinlah tidak akan ada investor yang tertarik berinvestasi bersama Anda. Scott bilang: “Say it in 30 seconds or don’t say it at all!

4.    Tahu apa yang Anda tahu, apa yang Anda tidak tahu dan siapa yang tahu apa yang Anda tidak tahu!
Kenali diri Anda sendiri! Tidak ada yang tahu segalanya, jadi jangan sok tahu untuk semua urusan bisnis Anda. Pastikan bahwa Anda bersama dengan penasihat dan mentor yang akan membantu Anda menjadi seorang entrepreneur yang lebih baik. Bertemanlah dengan entrepreneur yang sudah sukses, terutama dengan mereka yang memiliki minat dan tujuan bisnis yang sama dengan Anda.
                                                                  
5.    Bertindaklah Secara Sederhana
Lupakan kantor megah, mobil mewah atau hal lain yang menggambarkan ‘status sosial’ Anda sebagai entrepreneur sukses. Semua hal tersebut pada gilirannya akan menghampiri Anda, tetapi bukan sekarang.
Saat ini, Anda wajib mengetahui cash flow bisnis Anda dan memastikannya berjalan secara positif. Jika cash flow bisnis Anda tidak berjalan dengan benar, maka yakinlah bisnis Anda akan segera berakhir.

6.    Belajarlah dari Kegagalan
Tidak ada bisnis atau rencana bisnis yang dapat memprediksi masa depan atau sepenuhnya mempersiapkan Anda untuk menjadi pengusaha sukses. Tidak ada rencana yang sempurna.
Jangan melompat langsung ke bisnis baru tanpa pikiran yang matang atau perencanaan yang baik, tetapi jangan pula menunggu terlalu lama untuk mengeksekusi sebuah peluang bisnis. Yang paling penting yang dapat Anda lakukan adalah belajar dari kesalahan Anda – dan jangan pernah membuat kesalahan yang sama dua kali.

7.    Berhematlah!
Ya, ini benar. Jika Anda baru memulai sebuah bisnis, yakinlah tidak akan ada investor yang mau membantu Anda begitu saja. Temukanlah cara untuk membuktikan model bisnis Anda dengan anggaran yang hemat. Jika konsep Anda berhasil, peluang Anda untuk meningkatkan modal dari investor secara dramatis akan meningkat dengan sendirinya.

8.    Jaga Kesehatan
Anda akan jauh lebih produktif jika dalam keadaan sehat. Entrepreneur itu gaya hidup, bukan pekerjaan yang harus menyita 80% waktu Anda. Makan yang benar, olahragalah secara teratur dan sisihkan waktu untuk diri sendiri dan keluarga Anda.

9.    Jangan Terlalu Banyak Mengumbar Kata
Yang paling penting adalah ACTION, bukan kata-kata. Jangan terlalu sering mengumbar rencana bisnis tanpa tindakan yang nyata. Jangan terlalu membangga-banggakan prestasi yang diraih sementara ini, saat tujuan bisnis Anda masih sangat jauh di depan. Intinya, siapkan segala sesuatunya dengan baik, tidak perlu banyak bicara!

10.Tahu Kapan Saatnya Berhenti…
Seorang kapten yang pintar tidak akan tenggelam dengan kapalnya. Jangan lakukan hal-hal bodoh hanya untuk kepentingan ego atau untuk membuktikan kepada orang lain bahwa Anda juga bisa membuat bisnis. Jika ide bisnis Anda tidak berjalan dengan baik, renungkan apa yang salah dan kesalahan yang telah dibuat.

Evaluasi apa yang akan Anda lakukan secara berbeda. Tentukan bagaimana Anda akan memanfaatkan hal-hal yang sulit untuk bisa lebih baik untuk masa depan bisnis Anda. Kegagalan memang tidak dapat dihindari, namun seorang pengusaha sejati akan selalu berhasil melewati setiap kesulitan yang ada!






By,
Popy Aprilia
2D214068
1EB10

Pentingnya Berwirausaha

Tugas 2 Pengantar Bisnis


Pentingnya Berwirausaha
Zaman yang semakin berkembang saat ini, menuntut untuk lebih tanggap dalam beradaptasi dengan masyarakat sosial. Perkembangan ilmu teknologi, sosial bahkan ekonomi sangat menentukan kesejahteraan masyarakat terutama dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Namun banyaknya jumlah pengangguran di Indonesia merupakan hambatan yang besar dalam memajukan perekonomian Indonesia. Selain itu, lapangan kerja yang tersedia masih minim. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada Okezone.com, mencatat bahwa jumlah pengangguran sarjana atau lulusan universitas pada Februari 2013 mencapai 360 ribu orang, atau 5,04% dari total pengangguran yang mencapai 7,17 juta orang. Hal tersebut menekankan bahwa sarjana lulusan perguruan tinggi tidak bisa lagi sekedar mengandalkan ijazah untuk mencari pekerjaan, namun dituntut memiliki kompetensi dan keterampilan yang dimiliki, agar dapat mencari lapangan kerja yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Salah satu alternatif mengatasi masalah tersebut adalah dengan menanamkan jiwa wirausaha pada mahasiswa sejak dini.
Modal utama dalam berwirausaha adalah kemauan dan keuletan untuk bersungguh-sungguh menjalankan suatu proses atau usaha. Dalam kegiatan wirausaha, tidak hanya bermodalkan tekad yang kuat tapi lebih dari itu kompetensi, keterampilan serta  pengetahuan dalam mengelola suatu usaha juga sangat penting, sehingga kedua hal tersebut harus seimbang.
Bisnis juga merupakan suatu usaha yang mengutamakan konsep kemandirian dalam mendapatkan penghasilan. Bagi orang yang suka tantangan, pekerja keras, kreatif dapatlah memulai dari sekarang untuk memulai Berwirausaha. Mungkin orang beranggapan bahwa tanpa modal yang besar bisnis tidak akan maju bahkan cenderung konstan dan tidak berkembang. Bahkan tak sedikit kemungkinan beranggapan  tanpa modal ide hanya sekedar ide dan tidak bisa berjalan menjadi bisnis.
Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia, kewirausahaan mempunyai peran yang sangat penting.  Dengan berwirausaha mampu menemukan inovasi dan gagasan baru dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Ada beberapa ahli yang berpendapat bahwa kewirausahaan merupakan proses pengembangan dan penerapan kreatifitas serta invovasi dalam menyelesaikan masalah dan mampu melihat peluang untuk menciptakan suatu usaha (Zimmerer, dalam Sudaryana, 2003), kewirausahaan merupakan suatu proses untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (Drucker, dalam Sudaryana, 2003), kewirausahaan merupakan suatu nilai yang terwujud dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tujuan, kiat, proses dan hasil bisnis (Ahmad, 1994). Dari beberapa pendapat ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan adalah suatu proses pengembangan dan penerapan kreatifitas untuk menciptakan inovasi-inovasi baru yang terwujud dalam perilaku, baik dilingkungan masyarakat atau lebih khusus di kalangan mahasiswa.
 Dikalangan mahasiswa minat untuk bergelut di bidang wirausaha boleh dikata masih sangat minim, sehingga masih berpikir bahwa kuliah hanya untuk menjadi karyawan atau pegawai. Selain itu, ada beberapa faktor yang menyebabkan mahasiswa kurang berminat untuk berwirausaha yaitu tidak ada modal untuk memulai usaha, atau tidak pernah dibekali dengan pengetahuan seputar wirausaha. Padahal sebenarnya gelar sarjana tidak menjamin seseorang untuk mendapatkan pekerjaan. Pola pikir mahasiswa yang demikian perlu dibenahi agar dapat lebih memahami seberapa besar peranan wirausaha dalam kehidupan sehari-hari. Peran pendidikan khususnya pada perguruan tinggi sangat penting untuk menumbuhkan minat mahasiswa dalam berwirausaha sehingga terbatasnya lapangan pekerjaan tidak lagi menjadi masalah besar karena mahasiswa sudah mampu menjalankan usaha sendiri. Untuk lebih meningkatkan kemampuan mahasiswa, pemerintah sudah memberi wadah bagi mahasiswa yang mau belajar. Pada tahun 2009, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi sudah memperkenalkan dan mengembangkan berbagai program kewirausahaan yang dikenal dengan Program Mahasiswa Wirausaha yang disingkat PMW, dimana wadah ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk dapat membangun motivasi berwirausaha dan mampu melihat peluang yang ada disekitarnya. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan berwirausaha seperti meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam bidang kewirausahaan agar tercipta kader pengusaha muda yang berpotensi, mampu memenuhi kebutuhan sendiri, menciptakan lapangan kerja bagi orang lain sehingga membantu pemerintah dalam mengurangi masalah pengangguran di Indonesia. Hal ini boleh jadi membawa perubahan bagi Indonesia kearah yang lebih baik , karena sejatinya perbaikan nasib negeri itu harus berdasar pada kemauan, keuletan dan kerja keras.
Dan Bagi sebagian orang, berwirausaha merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan dan mempunyai beberapa keuntungan. Salah satu keuntungan dari berwirausaha yaitu sebagai berikut:

1.    Kebebasan
Bagi setiap orang kebebasan merupakan sesuatu yang sangat diingikan. Pada dasarnya sifat asli dari manusia salah satunya adalah kebebasan sehingga orang yang  tidak suka tentang aturan, tidak suka dengan jam kerja yang teratur, tidak suka diperintah maka wirausaha merupakan profesi yang sebaiknya anda tekuni.
2.    Kepuasan Kerja
Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan kata hati merupakan kepuasan tersendiri dalam bekerja. Dalam berwirausaha tidak ada atasan yang mendikte anda untuk anda bekerja. Yang mendikte anda adalah anda sendiri sehingga kata hati anda sehingga kepuasan kerja yang dimaksud adalah melakukan pekerjaan dengan cara sendiri.
3.    Pencapaian dan sukses
Usaha yang sukses merupakan suatu kepuasan tersendiri yang sangatbernilai, hal ini dikarenakan kesuksessan kita berasal dari kerja keras, pemikiran diri kita sendiri.  
4.    Pengembangan diri
 Seorang wirausahawan biasanya terjun di dunia wirausaha salah satu alasannya yaitu untuk berkembang dengan kemampuannya sendiri. Kadang seorang wirausahawan sejati sering menolak pekerjaan dengan gaji yang bagus dikarenakan kurang berkembang.



http://penalaran-unm.org/artikel/wacana/193-pentingnya-berwirausaha-di-kalangan-mahasiswa.html


By,
Popy Aprilia
2D214068
1EB10